Belajar Percabangan IF, ELSE IF, dan ELSE didalam Bahasa C

Percabangan merupakan salah satu konsep penting dalam pemrograman yang memungkinkan kita untuk membuat keputusan berdasarkan kondisi-kondisi tertentu. 

Dalam bahasa pemrograman C, percabangan dapat diimplementasikan dengan menggunakan pernyataan IF, ELSE IF, dan ELSE. Pada artikel ini, kita akan mempelajari tentang penggunaan dan sintaksis dari percabangan tersebut dalam bahasa C.

## 1. Pernyataan IF

Pernyataan IF adalah bentuk dasar dari percabangan. Pernyataan ini digunakan untuk menjalankan blok kode tertentu jika kondisi yang diberikan bernilai benar (true). Berikut adalah sintaksis dasar dari pernyataan IF dalam bahasa C:

<pre>```c
if (kondisi) {
    // Blok kode akan dijalankan jika kondisi benar (true)
}
</pre>``

Contoh penggunaan pernyataan IF:

```c
#include <stdio.h>

int main() {
    int x = 10;

    if (x > 5) {
        printf("Nilai x lebih besar dari 5\n");
    }

    return 0;
}
```

Output:
```
Nilai x lebih besar dari 5
```

## 2. Pernyataan ELSE IF

Pernyataan ELSE IF memungkinkan kita untuk mengevaluasi beberapa kondisi berurutan. Jika kondisi dalam IF tidak terpenuhi, maka kondisi ELSE IF akan dievaluasi. Jika kondisi pada ELSE IF juga tidak terpenuhi, kita dapat menambahkan blok ELSE untuk menangani kasus terakhir. Berikut adalah sintaksis dari pernyataan ELSE IF dalam bahasa C:

```c
if (kondisi1) {
    // Blok kode akan dijalankan jika kondisi1 benar (true)
}
else if (kondisi2) {
    // Blok kode akan dijalankan jika kondisi2 benar (true)
}
else {
    // Blok kode akan dijalankan jika tidak ada kondisi yang terpenuhi
}
```

Contoh penggunaan pernyataan ELSE IF:

```c
#include <stdio.h>

int main() {
    int x = 7;

    if (x > 10) {
        printf("Nilai x lebih besar dari 10\n");
    }
    else if (x > 5) {
        printf("Nilai x lebih besar dari 5\n");
    }
    else {
        printf("Nilai x kurang dari atau sama dengan 5\n");
    }

    return 0;
}
```

Output:
```
Nilai x lebih besar dari 5
```

## 3. Nested IF (IF Bersarang)

Percabangan IF juga dapat bersarang, artinya kita dapat menempatkan pernyataan IF di dalam pernyataan IF lainnya. Hal ini memungkinkan untuk menangani skenario yang lebih kompleks. Berikut adalah contoh penggunaan nested IF dalam bahasa C:

```c
#include <stdio.h>

int main() {
    int x = 15;

    if (x > 10) {
        printf("Nilai x lebih besar dari 10\n");

        if (x > 20) {
            printf("Nilai x juga lebih besar dari 20\n");
        }
    }
    else {
        printf("Nilai x kurang dari atau sama dengan 10\n");
    }

    return 0;
}
```

Output:
```
Nilai x lebih besar dari 10
Nilai x juga lebih besar dari 20
```

## 4. Beberapa Catatan tentang Percabangan di Bahasa C

- Pastikan untuk selalu menggunakan tanda kurung "()" pada setiap kondisi.
- Setiap pernyataan IF dan ELSE IF hanya akan mengevaluasi satu kondisi yang benar pertama kali ditemukan. Jika ada beberapa kondisi yang benar, hanya blok kode pada pernyataan pertama yang akan dijalankan.
- ELSE merupakan blok terakhir yang bersifat opsional. Jika tidak ada kondisi yang terpenuhi pada IF atau ELSE IF sebelumnya, maka blok ELSE akan dijalankan.

Percabangan IF, ELSE IF, dan ELSE merupakan dasar dalam pemrograman dan membantu kita untuk membuat program yang lebih fleksibel dan mampu menangani berbagai skenario. Selamat mencoba dan semoga artikel ini membantu Anda dalam memahami percabangan dalam bahasa C.